



KETUA | TENGKU SAMBA LUBIS |
SEKRETARIS | DRS. A. KASIM SULAIMAN |
ANGGOTA | R. H. M. AKIB TAUFIK RAHMAN, SH IR. ANWAR RIFAI H. A. AZIZ SOMAD |




Diposting oleh
ratri ayu
di
21.08
0
komentar
Patung tanaman ternyata tidak hanya terbuat dari tanaman merambat seperti jenis teh-tehan, melainkan rumputpun bisa dijadikan patung. Hasilnya tidak kalah bagus, tapi memang harus dibuatkan dulu dasar cetakannya (moulding) terlebih dahulu. Tapi memang kelihatan lebih halus hasilnya. Bikin yuk di halaman rumah...
\
Diposting oleh
ratri ayu
di
05.16
0
komentar

Diposting oleh
ratri ayu
di
04.46
0
komentar

Siapa pun yang sudah melahap habis tujuh buku Harry Potter pasti tahu bahwa Harry Potter and the Deathly Hallows memiliki mood paling gelap dibanding enam buku sebelumnya. Sepertinya mood ini berhasil dipertahankan sutradara David Yates dalam adaptasi filmnya. Sepanjang film, nuansa gelap dan muram sangat terasa, mulai dari tone warna, dialog, hingga musik scoring. Sulit dipercaya bahwa sembilan tahun yang lalu seri film ini dimulai dengan sebuah film keluarga yang ditonton banyak anak-anak.
Tentunya film dibuat lebih "gelap" bukan tanpa alasan. Seri sebelumnya (Harry Potter and the Half-Blood Prince) diakhiri dengan kematian Albus Dombledore. Maka The Deathly Hallows dimulai dengan memperlihatkan kekacauan dunia sihir dan dunia muggle sepeninggal Dumbledore. Kementrian Sihir diambil alih Death Eater (alias Pelahap Maut), muggle dan penyihir "berdarah lumpur" ditangkap dan dibunuh, bahkan demi melindungi keluarganya, Hermione sampai harus menghapus dirinya dari ingatan kedua orang tuanya.
Kalau itu masih kurang "muram", di 30 menit pertama sudah ada satu tokoh yang tewas, dan satu lagi yang terluka parah. Bahkan pesta pernikahan Bill Weasley dengan Fleur Delacour pun tak berhasil menciptakan suasana suka cita di kediaman keluarga Weasley.
Dari situ, fokus film berpindah pada petualangan Harry, Ron, dan Hermione mencari dan menghancurkan horcrux. Horcrux adalah jimat berisi potongan jiwa Lord Voldemort -- total berjumlah tujuh buah -- yang jika semuanya berhasil dihancurkan, tamatlah riwayat Sang Pangeran Kegelapan. Tentunya mencari horcrux bukan hal yang mudah, karena tak ada satu pun dari mereka yang tahu apa bentuk horcrux-horcrux tersebut. Dan jika sudah berhasil ditemukan pun, tak ada yang tahu bagaimana cara menghancurkannya.
Situasinya makin rumit karena kali ini tiga sekawan penyihir ini tak mendapat bantuan sama sekali dari pihak luar, bahkan dari keluarga mereka sendiri. Harry dkk terpaksa tinggal di tenda, berpindah-pindah tempat supaya tak mudah terlacak. Maklum saja, wajah Harry sudah tersebar di seluruh penjuru kota dalam selebaran bertuliskan 'Wanted'.
Masalah juga timbul saat Ron -- yang diam-diam jatuh cinta pada Hermione -- merasa cemburu dengan kedekatan Harry dan gadis pujaannya. Beban Ron di perjalanan ini memang tak ringan. Bukan saja merasa tersisih dari Harry dan Hermione yang sering menghabiskan waktu bersama, Ron juga tak pernah melepaskan pendengarannya dari siaran radio gerilya. Radio ini tak memutarkan musik, melainkan memberi informasi tentang siapa saja penyihir yang dinyatakan hilang, dan siapa saja yang terbunuh.
"Aku mendengarkan untuk memastikan nama Ginny, Fred and George, atau ibuku tak disebut," ujar Ron saat Harry memintanya mematikan radio.
Heart-breaking, isn't it?
Tapi jangan khawatir, di tengah segala kesedihan dan ketegangan film, kita masih akan dibuat tertawa dengan humor-humor khas Harry Potter. Pengocok perut paling utama tentu saja adalah Ron, yang dari dulu dikenal suka melontarkan pernyataan-pernyataan konyol. Belum lagi usahanya memikat hati Hermione yang bukan jadi romantis tapi malah mengundang tawa.
Lalu jika Anda masih membayangkan Harry dkk sebagai bocah-bocah imut siswa sekolah Hogwarts, hapuskan imej itu dari pikiran Anda. Daniel Radcliffe kini berusia 21 tahun, Rupert Grint -- pemeran Ron -- sudah pernah melakukan adegan sex di film Cherry Bomb (2009), sedangkan Emma Watson... Ah, masih perlukah saya beri tahu seperti apa rupa Emma Watson saat ini?
Satu lagi penanda tiga penyihir ini sudah beranjak dewasa adalah adegan ciuman yang semakin "berani". Bukan lagi sekadar kecupan di bibir, tapi french kiss panjang dan penuh gairah, yang menampilkan Emma Watson topless.
Jadi jelaslah sudah, Harry Potter and the Deathly Hallows: Part I memang bukan film anak-anak. Logikanya sih, anak-anak SD yang dulu menonton Harry Potter and the Sorcerer's Stone di tahun 2001 pun kini telah beranjak remaja.
Oh ya, kenapa ada embel-embel "Part I" pada judul film? Tidak lain karena buku terakhir dari seri Harry Potter ini memang diangkat ke dalam dua film. Mungkin terlalu banyak detail yang tak boleh terlewatkan sehingga jika semuanya dimuat ke satu film bisa-bisa durasinya jadi lima jam. Maka berakhirlah Harry Potter and the Deathly Hallows: Part I pada sebuah adegan klimaks yang menampilkan Lord Voldemort. Penonton pun dibuat geregetan dan penasaran karena harus menunggu sambungan ceritanya -- Harry Potter and the Deathly Hallows: Part II -- yang baru akan dirilis Juli 2011.



Diposting oleh
ratri ayu
di
04.29
0
komentar

Antro Solo mobil hybrid bensin-electrik ini adalah perpaduan menarik antara teknologi masa depan dan teknologi primitif.terdapat susunan solar panel di atas atap kendaraan untuk memberi tenaga pada mesin listriknya,dan di kursi penumpang pada kendaraan berpenumpang tiga orang ini terdapat sepasang pedal yang dapat digunakan untuk menambah "tenaga" kendaraan
ini - atau mengirit pengunaan bahan bakar pada hari "mendung".Kabin interiornya juga sedikit unik terdapat tiga buah kursi penumpang yang berderet dimana pengemudiya berada di bag tengah.
Astro Solo adalah kendaraan yang ringan,chassis dari carbon fiber membuat beratnya hanya 600 pound dan dapat melaju dengan kecepatan 80 mph dengan konsumsi bahan bakar 150 miles per galon.
Artinya super irit anda dapat berkendara dari Newyork ke Los Angeles hanya dengan 19 galon bahan bakar.Kendaraan ini menyimpan tenaga matahari pada baterainya untuk menjaga agar kendaraan tetap berjalan.Kendaraan ini saat ini masih prototype namun pengembangnya berharap dapat memasarkannya pada 2012 dengan harga $18.000.
PIC LAENNYA DI SINI






















































Diposting oleh
ratri ayu
di
23.01
0
komentar